Ketahuan Di Klub Malam

1358 Words

Di depan meja bar, Romeo duduk sembari memandangi gelas birnya yang belum tersentuh sejak tadi. Sepulang mengantar Anna, pria dengan wajah mirip oppa-oppa Korea itu langsung kembali ke rumah. Malamnya, ia ditelepon oleh salah seorang teman dan memintanya untuk datang ke sebuah klub karena salah seorang dari mereka ada yang sedang berulang tahun. Padahal sebenarnya, Romeo sudah tidak mau lagi menginjakkan kaki di tempat penuh maksiat seperti klub dan sejenisnya. Hanya sekedar untuk menghargai saja. "Loh, minumannya kok cuma dilihatin saja?" tanya salah seorang dari kelompok mereka. "Aku sedang tidak mau minum." Romeo menolak dengan cara halus agar tak menyinggung. "Kenapa lagi, kau? Semua orang senang-senang di sini. Kau malah murung seperti orang yang baru kalah judi." "Iya nih, Rom

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD