Pengorbanan Cinta

1276 Words

Pagi-pagi sekali, Anna sudah bangun dan menyiapkan segala kebutuhan Adnan. Mulai dari pakaian, obat-obatan, hingga perlengkapan mandi serta kebutuhan fisik lainnya. Perempuan dua puluh tiga tahun itu tampak begitu antusias dan peduli dengan kepergian suaminya. Terlihat dari cara ia memperhatikan kebutuhan Adnan selama nanti berada di tempat outing yang jauh dari ibu kota. "Mas ... semua perlengkapan Mas sudah aku siapin di dalam tas ini, ya?" ucap Anna saat Adnan baru saja keluar dari kamar mandi. Adnan pun terdiam. Lalu melihat kepada tas ransel yang sudah tampak membengkak di atas ranjang tempat tidur mereka. "Kamu siapin semua ini buat aku?" tanya Adnan seraya melangkah maju lebih mendekat kepada Anna. "Iya Mas. Soalnya kan kata Mas, di sana itu dingin. Jadi aku bawa beberapa pak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD