22. Salah Nikah

1158 Words

Arka mendekat, mencengkram kuat rahang istrinya. “Kau berani mengusirku?” desis Arka. Embun tak gentar membalas tatap sang suami. “Ini rumahku,” balasnya. “Sampai kapanpun, aku tidak akan pernah meninggalkanmu,” desis Arka, lalu dia lempar istrinya ke kasur. Pemuda itu beranjak ke lemari. Arka keluarkan semua isi lemari. “Kemasi barangmu. Kita ke rumahku sekarang,” katanya. Embun langsung melesat ke depan suaminya. “Tidak mau,” katanya sembari merentangkan tangan. Arka berkata di antara geraman, “Kau menganggapku rendah karena aku menumpang di rumahmu, sekarang aku bawa kau ke rumahku, biar kau tahu rasanya menumpang di rumah orang!” Embun mengalihkan pandangan. “Tidak. Aku tidak mau,” katanya. Arka pukul pintu lemari di sebelah kepala Embun, membuat istrinya itu berjengit ketak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD