Hari-Hari berikutnya, rumah tangga Arka dan Embun damai tanpa masalah. Kebetulan, libur imlek kali ini beriringan dengan hari minggu dan libur maulid nabi. Dan yang lebih menyenangkan, di libur tanggal merah ini, Pak Dedi sama sekali tidak menghubungi Arka. Jadilah Arka punya waktu kencan dengan Embun. Lalu Arka pinjam mobil ayahnya dan jalan-jalan dengan Embun ke ibu kota. Terjebak macet pun pasangan itu masih bahagia. “Jika aku punya mobil nanti, kamu yang pertama ngerasain naik mobilku, Embun,” kata Arka. Embun lihat wajah suaminya yang tersenyum, ikut tersenyum juga. “Aamiin. Terima kasih, Mas.” “Cantiknya istriku,” balas Arka dengan senyum lebar. Pemuda itu bersiul-siul melihat jalan macet di depannya. Embun juga tersenyum, bahagia karena suaminya juga bahagia. “Sayang,” kata A

