44. The Companions of Hell 2

2013 Words

Setelah mempersiapkan alat yang dirasa dapat berguna nantinya, ketiganya dengan perlahan pergi ke tempat siksaan yang mereka pikir merupakan level kedua. Semakin mereka mendekat, bau amis bercampur hawa panas tercium dan terasa. Namun, sangat tidak mungkin mereka mundur lagi karena mereka sudah terlanjur berada di sini, mau tak mau mereka harus tetap maju. Steven berjalan terlebih dulu diikuti Lyodra, laki-laki itu berwaspada meskipun di hadapan mereka manusia-manusia yang tengah disiksa itu tak memperhatikan mereka karena terlalu sibuk dengan rasa sakit karena siksaan. Meskipun begitu mereka harus tetap waspada, bisa saja ini adalah sebuah jebakan. Ya, tentu saja mereka tidak akan pernah percaya dengan mudah pada sesuatu yang terlihat di sini. Sebenarnya antara seram melihat itu, mereka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD