Nico mengulet dan membuka matanya perlahan. Ia bangun dan duduk di kasurnya, sejak kapan dia tertidur?, ia ingat sedang menarik Anri menjauhi pria yang dekat dengannya dan tiba-tiba saja kepalanya sakit luar biasa hingga membuatnya lambung. "Pasti Anri yang membawa ku kemari." Gumamnya pelan. Nico menangkap sesuatu di atas meja nakasnya, sebuah cangkir berisi sesuatu. Nico mengambil cangkir itu dan mencium aromanya. Wangi jahe langsung menguar di hidungnya, bibirnya tersenyum saat memikirkan Anri yang membuat ini untuknya. Karena sudah dingin, Nico ingin menghangatkan nya kembali jadi ia pun bangun dari kasurnya dan berjalan menuju dapur. Walaupun cuaca sangat panas karena sudah memasuki musim panas, tetap itu tidak menghalangi Nico untuk mencoba minuman jahe yang di buat Anri untuknya

