Special Chapter : Nico part 49

1204 Words

Melakukan perjalanan jauh selalu membuat badan Nico pegal-pegal. Nico menunggu koper miliknya dan Anri sambil merenggangkan badannya, sedangkan Anri sedang duduk di salah satu kursi menikmati pemandangan bandara yang ramai di Korea. Rasanya sudah lama ia tidak mengunjungi negara ini setelah keluarganya pindah ke Jepang.  Anri berdiri kembali dari duduknya saat melihat Nico sedikit kesulitan membawa koper dan tas milik mereka. Anri pun membantu Nico dengan membawa koper miliknya sendiri.  "Kita di jemput atau naik taksi?" Tanya Anri begitu mereka berdua mulai berjalan keluar dari bandara.  "Ian yang seharusnya menjemput kita. Karena kita akan menginap di apartemen ku bersama orang tua ku." Jawab Nico, ia mengeluarkan ponselnya untuk melihat apakah Ian sudah datang atau belum.  "Orang tu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD