Bagian 78

1621 Words

William ingat sekali, hari pertama Alenia di rumah sakit, wanita itu sama sekali tidak berbicara. Hanya diam dengan gurat hampa. Rona di wajahnya seperti mati. Bahkan ketika ada Lina yang menangis untuk kakaknya, Alenia sama sekali tak bereaksi. Matanya terbuka hampa, tapi ia buta, jadi yang dilihatnya selalu kegelapan. Dokter Hwang lalu datang bersama Dokter Hanson untuk melakukan visum karena jejak luka yang ada pada Alenia menjelaskan banyak hal. Rekam medik pada Visum et Repertum milik Alenia nantinya akan menjadi bukti kuat terkait seberapa jauh Jaehwa telah menggila, juga untuk menentukan seberat apa hukuman pidana lelaki itu. Melihat bagaimana tubuh Alenia dipenuhi lebam dan memar, ia harus menjalani 3 tahap proses VeR termasuk proses psikiatrik karena siapapun akan tau bahwa menta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD