Alenia tidak tau apakah sekarang masih malam, ataukah sudah pagi. Ia tidak tau apakah nanti ia akan bisa bangun lagi. Tapi saat kesadarannya terkumpul, ia langsung dipenuhi ketakutan yang amat sangat. Pinggangnya dipeluk dengan erat oleh tangan yang bersentuhan langsung dengan kulitnya. Air matanya merembes dalam hening sampai ia terisak pelan. Dilepasnya tangan itu, tapi pinggangnya langsung direngkuh lebih erat dan bagian bawah mereka bersentuhan. Alenia mendorong Jaehwa menjauh dan berbalik memunggungi lelaki itu, terisak semakin keras. Jaehwa yang dulu ia kenal begitu baik. Lantas kenapa sekarang lelaki itu seperti raja iblis? "Sweetheart?" Alenia menepis tangan Jaehwa dengan kasar saat lelaki itu menyentuh bahunya. Ia menaikkan selimut dan meringkuk sembari terus menggigil. "Swee

