Bagian 74

2609 Words

"Dia mengajak eonni kencan lagi?" Lina nyaris histeris saat Alenia memberi taunya bahwa William akan mengajaknya pergi lagi dalam rangka meminta bantuan untuk dipilihkan baju. Gadis muda itu menggeleng takjub. "Lelaki seperti itu jangan ditolak, eonni." Adiknya itu masih terus mengompori Alenia untuk menerima lelaki yang menjadi tamu legendaris di penginapan itu. Para tamu baru malah mengira bahwa William merupakan pengelola tempat itu. "Itu bukan kencan." Alenia mengelak. "Hanya ajakan keluar." "Kalau yang berkemah kapan hari itu kencan?" Alenia kehabisan kata-kata. Topik tentang William selalu membuatnya tak bisa mengelak saat berhadapan dengan provokasi Lina yang penuh hasutan, juga omongannya yang penuh jebakan. "Jangan bilang itu bukan kencan karena nyatanya kalian menghabiskan w

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD