Bagian 61

1751 Words

"Mama!!!" Tangisan Sean pada akhirnya membuat William mendapatkan kesadarannya. Lelaki itu terbangun dan mendapati rengkuhan tangannya terasa kosong sementara Sean masih menangis meraung-raung di ranjang bayinya. Alenia tidak ada di kasur. Di luar masih gelap dengan sedikit gerimis. Sepertinya Alenia sedang mengambil minum. William segera duduk lantas menggendong Sean. Bocah itu masih meraung, memberontak dari gendongan papanya. "Mama!!!" Entahlah, William sama sekali tidak mengerti kalau Sean sudah mengamuk seperti ini. Perutnya ditendangi oleh bocah itu dan kalau sudah begini, hanya Alenia yang mampu menenangkannya. Tapi karena sepertinya Alenia masih belum selesai, William tetap berusaha menggendong Sean, menimangnya agar bocah itu sedikit tenang. Tapi setelah beberapa menit be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD