Bagian 58

2001 Words

William, untuk pertama kalinya sejak beberapa bulan terakhir, kembali mengalami mimpi buruk. Lelaki itu terjebak dalam tempat yang sempit dan gelap. Sendirian. Dengan udara yang begitu sedikit. Paru-parunya terasa dihimpit batu besar. "Tolong keluarkan aku," lirihnya untuk yang kesekian kali. William memeluk lututnya dengan tubuh menggigil, berusaha mengusir dingin dan takut yang mencekam. Usianya 7 tahun, tapi William tidak tau kenapa ayahnya tampak begitu murka saat ia justru sedang belajar. Nilainya selalu bagus, etikanya selalu dipuji. Ia adalah anak yang baik. Ia suka berbagi. Ia suka menolong. Semua guru menyayanginya, dan teman-teman menyukainya. Tapi jadi anak baik rupanya tidak pernah cukup untuk membuat ayahnya sadar. William tidak tau kenapa, tapi saat di luar hujan deras da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD