Mimpi Buruk Aeris

1008 Words

Aeris kehilangan kata-katanya saat melihat penampilan Leon. "YA!" Dia sontak menutup wajah dengan kedua telapak tangan. "Kenapa kamu tidak pakai baju?" Leon memutar bola mata malas, lalu mengambil piyama yang sudah Aerin siapkan untuknya. "Kamu mau ganti baju di sini?" tanya Aeris sambil mengintip Leon dari sela jemari lentiknya. Leon malah menyeringai. "Apa Tante ingin aku ganti baju di sini?" Aeris sontak menurunkan kedua tangannya, menatap Leon dengan kesal. "Kamu mau ganti baju di mana pun, ter-se-rah!" Leon kembali menyeringai. "Baiklah." Tangannya perlahan bergerak ingin melepas handuk yang melilit pinggangnya. "Argh!" Wajah Aeris semakin memerah. Gadis itu segera berlari ke kamar mandi sambil menyicing gaunnya. Leon tanpa sadar tertawa keras saat melihatnya. Entah kenapa dia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD