MCY | 04

1084 Words

Kejadian hari ini benar-benar mimpi buruk bagi siapa pun. Tya sebagai mempelai yang ditinggalkan, keluarga besar yang dipermalukan, tamu-tamu yang waktunya terbuang, tak terkecuali bagi Yuri dan Mulya yang baru saja dipersatukan. Mereka senang akhirnya bisa menikah lagi, tapi seharusnya tidak hari ini, dan bukan dengan cara seperti ini. Bagaimana mereka bisa bahagia di saat semua orang sedang marah dan terluka. Namun ketika orang tua Mulya memintanya memajukan pernikahan agar acara yang diniatkan baik ini benar-benar berakhir sebagaimana tujuannya, Mulya tidak sampai hati untuk menolaknya. Tangan Mulya menjabat kuat tangan ayah Yuri ketika ia dituntun untuk mengucapkan kalimat ijab kabul dalam satu kali tarikan napas dengan mas kawin seadanya yaitu perhiasan cincin milik mamanya. Mata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD