80 | Ketakutanya dan Penantiannya

1194 Words

“Gimana perasaan Anda hari ini?” Mulya diam sejenak, mencoba mencari-cari kalimat yang paling tepat untuk menggambarkan suasana hatinya saat ini. “Hmm, apa saya tidak salah ruangan datang ke sini hanya karena kesehatan saya menurun akhir-akhir ini?” jawab Mulya tertawa kecil.  Mulya kemudian terdiam sesaat, dan menjawab dengan lebih serius meski dengan air muka ragu. “Saya akhir-akhir ini sebenarnya sedang takut,” tambahnya, menatap wajah wanita paruh baya di depannya tersebut. Minggu kemarin, Mulya langsung mengurus pengajuan cutinya. Mengikuti saran Dokter Hanna, Mulya mengambil jeda sejenak dalam hidupnya untuk mendengarkan dan melihat diri sendiri dengan bantuan pihak lain yang dijamin tidak akan menghakimi ia lemah atau pantas menderita. Ia membuat janji dengan psikolog yang konta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD