Satu keputusan gegabah yang diikuti kebohongan-kebohongan itu kini membuat Mulya kehilangan segalanya. Bagaimana Mulya tidak menyebut segalanya, ketika kepercayaan saja sudah tidak punya. Padahal, kecpercayaan itu lah modal utama Mulya mengembalikan segala sesuatu yang hilang itu. Jangankan Yuri, keluarga Mulya sendiri menyuruhnya berpikir dua kali ketika memberitahukan keinginannya untuk rujuk lagi dengan Yuri. Pertimbangannya bukan Yuri mau atau tidak, melainkan Mulya yakin atau tidak. Kata Mama, cukup sekali saja Mulya memamerkan kebodohannya. Mulya ingin mencoba menunjukkan kesungguhannya. Namun jika itu belum tampak cukup tulus, Mulya akan mundur kembali ke tempatnya selama tiga tahun ini berdiri. Mulya tidak tahu harus menunjukkan ketulusan itu dengan cara apa, satu-satunya yang

