“Ma, kami pulang dulu ya,” ucap Aurora. “Kalian hati-hati ya. Mama sudah tidak sabar ingin segera menikahkan kalian,” ucap Sandra. “Sudah Ma, nanti semakin panas,” ucap Kevin. “Anak itu selalu saja menyebalkan. Tidak bisa melihat orang tua tersenyum sedikit,” gerutu Sandra dan Aurora yang mendengarnya lantas tersenyum. “Kalau gitu sampai jumpa lagi Ma,” ucap Aurora. Sandra mengangguk. “Hati-hati,” ucap Sandra sambil menangkup kedua pipi calon menantunya. Aurora masuk ke dalam mobilnya. Ia mulai melajukannya dan membawanya ke suatu tempat yang memang sudah ia rencanakan sebelumnya. Mereka berdua tidak banyak bicara. Aurora lebih sibuk untuk menatap jalanan yang mereka lewati dan Kevin memilih fokus dengan mobil yang sedang ia kemudikan. Cukup memakan waktu em

