Bab 89.

1903 Words

Kansa mengerjap melihat seseorang berjalan cepat ke arahnya sambil tersenyum. “A-dam?” Kansa menelan ludah mengingat tujuannya datang ke bandara. Kansa melarikan bola mata ke arah lain. Kepala Kansa dengan cepat memutar begitu melihat keberadaan Sultan. Pria itu berdiri, menatap lurus ke arahnya. Kansa meringis. “Kamu kenapa di sini? Mau pergi?” tanya Adam setelah menghentikan ayunan kaki di dekat Kansa. Pemuda itu memperhatikan penampilan Kansa yang tampak sederhana seperti biasa. Gamis dengan ukuran besar warna navy kombinasi kuning, dan bergo warna navy menutup kepala hingga perutnya. Kansa tidak terlihat membawa koper. Kansa berdehem. “Um … ka-mu … kamu tidak ada yang jemput?” tanya Kansa terbata. Bola mata Kansa bergerak ke arah Sultan berdiri. Kansa meremas-remas telapak tangannya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD