Bab 98.

2025 Words

Malam itu akhirnya Kansa mendiamkan Sultan. Kesal setelah tahu Sultan menerima panggilan dari sahabatnya, Niken. Bahkan Sultan mengaku kalau pria itu membenarkan pernikahan mereka. Tidak melanjutkan tontonannya, Kansa langsung naik ke atas ranjang. Menyelimuti ujung kaki hingga daada lalu berbaring membelakangi tempat Sultan tidur. Sultan meringis menatap sang istri. Pria itu mendesah. Sultan berjalan menjauh untuk mematikan televisi lalu kembali ke ranjang. Sebenarnya dia belum mengantuk. Ada banyak pekerjaan juga yang harus segera ia selesaikan. Meskipun begitu, saat sang istri memilih menonton televisi, dia mengesampingkan pekerjaannya untuk bisa memiliki waktu berdua dengan istrinya. Sayangnya kenyataan tidak berjalan lancar sesuai harapan. Bukannya mereka bisa berbincang untuk menge

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD