Dua Puluh Satu

1176 Words

"Aku pun ingin membuat kau tak menyesal" “Teh yang ini di simpen di mana?” tanya Jaka memegang banner dengan wajah mengernyit karena teriknya sinar matahari. “Di depan itu mah! Ka, kaos lukis kamu simpen di mana?” “Masih di bagasi mobil Teh,” jawab Shaka yang sedang menyusun souvenir di atas meja. “Ambil cepetan! Jangan lupa hanger sama patung,” Shaka menghela nafas dan menyeret Jaka untuk ikut bersamanya. “Apaan sih Ka? Ini lagi pasang banner,” “Itu mah gampang, ambil dulu barang di bagasi, enggak bisa kalau ambil sendiri!” Gauri menatap sekelilingnya yang sedang sibuk mempersiapkan stan masing-masing. Hari ini adalah pameran cinderamata dan Gauri menjadi salah satu peserta pameran di bantu oleh Jaka, Shaka dan tentu saja sang kekasih. “TVnya udah nyala, hardisknya juga udah kep

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD