Enam Belas

1299 Words

"Jadi sayap pelindungmu" “Tuh Gauri udah turun, Mama sama Papa ke kamar ya.” Mama menarik tangan Papa dan melirik sekilas pada Gauri dengan seringaian jahil. Dasar Mama! Gauri duduk di depan Ganendra yang masih tersenyum kepadanya. Sepertinya pria itu belum pulang ke rumah, menilik tas ransel dan pakaian batiknya. “Kamu kenapa ke sini, Ndra?” “Saya pikir kamu kenapa-napa, Uri.” “Aku cuma enggak pegang HP aja kok! Ya ampun ini udah mau jam 10 malam lho Ndra?! Kamu mending pulang, istirahat.” Ujar Gauri tidak menutupi rasa tidak sukanya pada kehadiran Ganendra yang datang ke rumahnya. Bukan apa-apa, ini sudah malam dan Ganendra juga terlihat kecapean. Rasanya lebay jika pria itu datang ke rumahnya hanya karena ia tidak membalas chatnya. Ganendra menggaruk tengkuknya, ia sadar jika ked

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD