Lima Puluh Satu

1291 Words

"Akulah yang terbaik untukmu" “Gauri, Ganendra!!! Ya Allah enggak nyangka ih kalian nikah. Pacarannya kapan coba, tahu-tahu sebar undangan?!” pekik Sindy dan rombongan alumni SD begitu mereka sampai di pelaminan. “Lebih baik menyebar yang pasti saja daripada enggak pasti,” jawab datar Ganendra pada teman-temannya. “Oi ngobrolnya nanti aja, ini udah ngantri panjang!” teriak Faisal di barisan belakang. “Eh kita foto dulu yuk!” Ajak Yora memberikan HPnya pada fotografer. Ganendra merangkul pinggang Gauri untuk merapat di sisinya sementara Gauri mencoba mengontrol debaran jantungnya. Ia masih merasa asing dengan segala kedekatan dan sentuhan ringan Ganendra padanya. Apalagi tadi ketika Ganendra menciumnya di kamar. Astaga! Itu ciuman pertama mereka, masih amatir tetapi terasa manis dan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD