"Eh, liat deh si Rachel makin lama makin nempel aja sama pak Arga" gosip itu semula dibicarakan oleh satu kelompok yang kemudian menyebar dari bibir ke bibir karena mata yang melihat seringnya Arga bersama Rachel. "Kali aja jual diri" timpal yang lain. "Iya kali ya, masa iya dia bisa deketin pak Arga yang dinginnya nggak ketulungan" "Apa lagi yang gue denger dia udah dua kali nggak masuk kelas Bapak itu, pasti deh nyogoknya pakai tubuh dia" “Ah, masa sih, cuma karena nilai dia mau begitu, nggak mungkin lah” “Apa sih yang nggak mungkin. Mungkin juga kalau pak Arga itu bukan satu-satunya dosen yang dia gituin, tapi ada dosen-dosen lain” “Gila lo, nggak mungkin lah” kekeuh yang lain berusaha berpikir lebih positif. "Ish, nggak nyangka ya, mentang-mentang badannya cantik, dia jadi gunai

