16

1625 Words

Rachel tersenyum membalas senyuman istri kakak iparnya, kemudian meninggalkan kamar itu untuk ditempati Ages, Hanna dan keponakannya. Ia memasuki kamar dengan senyum kecil membalas tatapan suaminya yang sudah bersandar di ranjang. Setelah selesai makan malam tadi, mereka sempat berbincang sedikit di ruang keluarga, namun setelahnya Ages meminta kamar untuk istirahat karena masih lelah dengan perjalanan panjang. Arga menarik istrinya ke dalam pelukannya dengan sebelah tangannya masih memegang sebuah buku yang ia baca dengan cermat. Rachel mendongak untuk menatap wajah suaminya. Tangannya ia gerakkan membelai rahang kokoh Arga, hingga Arga menatap istrinya dan mengabaikan bukunya untuk sesaat. "Kamu nggak apa-apa menunda punya anak?" tanya Rachel pelan. Ia bahkan terdengar ragu untuk memba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD