33

1797 Words

Rachel mendengkus kasar mendengar pembicaraan teman-temannya akan rencana menghabiskan waktu bersama weekend ini, padahal ia sendiri tak bersemangat karena masalahnya dengan Arga yang membuat bahunya seperti ditimpah beban besar. Tadi saja ia tidak tahu memperhatikan apa selama perkuliahan berlangsung dan kini setelah ia keluar kelas terakhir, ia juga tak fokus mendengarkan gosip panjang teman-temannya. “Lo sejak berumah tangga kayaknya mikul beban berat banget. Pak Arga nyiksa lo?” tanya Megan sambil mendengkus heran. “Iya kan. Gue tiap nongkrong sama dia, nggak pernah tuh denger dia nggak menghela nafas berat sekali aja” angguk Lidya setuju. Ruth hanya manggut-manggut tanpa berkomentar. Rachel menggelengkan kepalanya lemah “Gue cuma ngerasa pusing aja” “Pusing mikirin rumah tangga l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD