Part 43

1745 Words

Dean ikut pergi meninggalkan meja makan untuk bicara dengan Jina yang saat ini duduk sendirian di dekat kolam renang, ini seperti menjadi tempat favoritnya untuk duduk termenung. Dean tidak tahu bagaimana cara menyelesaikan semua ini, yang Dean tahu hanyalah ia harus melakukan apapun untuk membujuk Jina. Dean duduk di kursi yang ada di sebelah Jina. Pandangannya hanya mengarah pada Jina yang saat ini mengalihkan pandangannya ke arah lain. Pria ini tampak menghela napas karena seumur hidupnya belum pernah menghadapi wanita seperti Jina. Bertemu dan hidup bersama wanita seperti Jina adalah hal yang baru untuk Dean. "Urusan yang harus aku lakukan tidak ada hubungannya dengan Hana. Aku pergi untuk urusan lain." Dean mulai bicara pada Jina. Jina menoleh pada Dean, lalu mengatakan, "Kau bahka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD