#23

1319 Words

"Ya Allah sayaaang, gimana sih,  masa mas cemburu sama kak Erik yang sejak awal sudah nggak ada apa-apa lagi di hati aku, ok, ya udah biar nggak rame, nggak usah aja,  belikan apa sana kak Eriknya,  aku sudah kadung janji tadi," Kiara menghembuskan napas, mengambil kotak makan untuk Erik dan hendak memasukkan juice alpukat ke kulkas. "Sayaaang jangan,  biar aku antar ke abang," Pandu menarik lengan Kiara, dan Kiara berbalik memandangnya. "Mas,  aku baruuu saja belajar ikhlas memaafkannya, tidak ada pikiran dan perasaan apapun sama kak Erik, kalau aku bikin ini untuk dia hanya karena kebetulan ia tetangga kita, kita tidak bisa mengabaikan itu, dia kak Erik atau bukan jika berada di lingkaran tak jauh dari kita,  aku yakin kita akan turun tangan membantu," Kiara menyerahkan kotak makan d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD