Benda itu seolah tidak asing bagi Shoera, ia mengingatnya kemudian tatapannya melebar sempurna. Seluruh tubuhnya meremang. “Kau. Anting itu … milikmu?” tanya Shoera mengamati anting di telinga Kalani. Benda itu membawa ingatannya pada kejadian lima tahun lalu Shoera bangun dari duduknya ketika namanya dipanggil perawat yang memandikan jenazah ibunya. Ia menghampiri pria itu. “Nona Shoera ini barang milik Almarhum.” ujar petugas menyerahkan semua yang melekat di tubuh ibunya. "Mohon diperiksa dan tanda tangani serah terima ini." ujar petugas. “Baik pak.” Shoera memeriksa satu persatu di depan petugas. Ia tampak bingung dengan isi plastik klip. Satu anting berlapis berlian bersama cincin pernikahan Ibunya. “Anting ini bukan milik Ibuku.” ujar Shoera memberikan benda itu pada petugas.

