Lima hari kemudian.. Lucas dapat mengingat dengan baik bahwa malam ini memiliki jadwal untuk segera bertemu dengan Timothy. Meski dirinya sangat kesal dengan lelaki itu, namun ia harus bersikap rasional. Ulahnya yang memboikot usaha Timothy yang kemudian membuat Timothy mengajaknya duduk berdua membicarakan mengenai bisnis justru berakhir dengan tercapainya kesepakatan bahwa mereka berdua akan bekerja keras bersama. Dengan demikian secara tidak langsung maka Lucas harus bersikap sedikit lunak dan akrab terhadap Timothy yang kini berstatus sebagai rekan bisnisnya. Mengingat lelaki itu memang tinggal di Eropa, kini mereka pun melakukan pertemuan di Amsterdam sebagai bentuk layaknya sikap partner kerja yang berhubungan baik. Lucas pun sudah memiliki tekad bulat bahwa ia tidak akan menga

