Aku membuka aplikasi mobile banking yang tertera di layar ponsel sesaat setelah pengacara memberi tahu bahwa Mas Arman akhirnya bisa dikendalikan dan setuju mentransfer sejumlah uang yang memang menjadi bagian dari harta bersama yang berhak kuterima. Meski awalnya dengan bermacam-macam cara, menurut pengacara yang kusewa, Mas Arman berusaha mengurangi bagianku, tetapi dengan perlawanan dari pengacara yang kukontrak, akhirnya Mas Arman pun menyerah dan setuju memberikan nominal yang memang menjadi bagianku. Aku tersenyum lega melihat angka yang tertera pada rekening. Pas dan sesuai dengan jumlah yang seharusnya memang aku terima. Ah, tak sia-sia rasanya menyewa jasa pengacara jika memang hasilnya sesuai dengan keinginanku seperti ini. 'Bagaimana, Bu? Sudah diterima uangnya? Sesuai tidak

