ONE CALL AWAY

2276 Words

Ruangan VVIP Philadelpia Medical Centre itu begitu sunyi. Hanya bunyi alat pendeteksi detak jantung meningkahi hening. Tubuh yang tergolek lemah di atas ranjang itu tak bergerak, hanya deru napas halusnya terdengar sayup. Raga itu masih bernyawa, namun sedang bermain meninggalkan dunia. Entah mengembara kemana jiwa dalam raga yang tergolek itu, namun senyuman tipis tertarik sesekali dari sudut bibirnya. Sudah 3 hari raga itu berdiam diri, menanti jiwanya yang sedang berkelana. Terlalu bahagia mungkin hingga enggan untuk buru-buru kembali pada raganya. Apa yang dipikirkan olehnya ketika secepat peluru itu melesat dia telah berdiri menjadi tameng bagi jiwa lain. Membuat raga lain begitu berhutang budi padanya. Bradley Caldwell Adakah penyangkalan tentang kebaikannya dari orang-orang ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD