Masa lalu biarlah menjadi kenangan, sekalipun itu terus membayangi masa depan. Matahari bersinar hangat di rumah keluargaku. Vonis terhadap Nyonya Besar telah dijatuhkan, hanya tujuh tahun penjara. Aku berpikir nantinya beliau akan mendapat remisi dan lain-lain. Dalam waktu lima tahun Nyonya Besar akan keluar. Nyonya Besar dan pengacaranya bersiap banding. Tetapi takdir berkata lain. Dalam perkelahian antar tahanan di dalam sel, Nyonya Besar tanpa sengaja terbunuh. Tetapi kabar mengatakan kalau Nyonya Besar telah dibunuh oleh musuhnya yang lain. Suasana berkabung kembali melingkari keluarga Hadikusumo, suamiku berkata dengan sangat dingin sampai menembus tulangku, kalau itu adalah pembalasan untuknya. Tak ada rasa berduka sedikitpun di wajahnya. Suamiku kembali ke masa saat menjadi tuan

