Kecewa Pagi hari yang cerah di hari ini. Burung mulai berkicau saling bersautan. Semilir angin menerpa bunga bunga yang indah di desa Moregestte. Desa ini sangat asri dan indah. Memang benar kata orang. Sebagus apapun negeri orang. Lebih indah itu tanah yang kita pijak. Meskipun hidup dalam desa. Tapi indah dan pesonanya mengalahkan negeri orang yang katanya bagus itu. Kemarin sebelum matahari terbenam. Pangeran Gustavo dan Nada sudah tiba di desa Moregestte. Nada sengaja datang ke kastil kerajaan desa Moregestte untuk mandi dan ganti baju. Masa iya Nada harus pulang dengan berlumuran darah. Apa kata bunda Rahma nanti? Pasti bunda Rahma akan sangat mencemaskan Nada. Padahalkan itu darah dari pangeran Gustavo. Usai mandi Nada langsung pulang menemui bunda Rahma di panti asuhan Hana Hikar

