Bab 304 Dia adalah Suami Jahatnya

1508 Words

Matanya segera melirik ke arah lengan kiri sang istri. Dari balik lengan bajunya sebatas siku, ada sedikit perban yang menyembul keluar. Kemuraman menghias wajah tampannya. Arkan tidak begitu ingat dengan kondisinya, karena terlalu marah dan tidak bisa mengendalikan diri semalaman. Beberapa botol minuman menjadi teman baiknya sampai mabuk, menghubunginya berkali-kali seperti orang bodoh karena sangat takut kehilangan dia. “Pe-permisi. Apakah kalian baik-baik saja?” tanya Cassidy, tatapannya sangat bingung. Pelukan Arkan melonggar, hendak membuka suara untuk membalasnya, tapi berhenti oleh gerakan kasar Casilda yang menjauh. “Dia adalah rekan kerjaku. Kamu sepertinya mengenalnya. Tidak perlu memperkenalkannya, bukan? Aku tidak menyangka popularitasnya akan sehebat itu,” jelas Casilda de

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD