Udin menuruni tangga rooftop dengan kesal. Ayah nya telah ikut campur dengan permasalahannya. Handphone Udin kembali berdering, Ia dengan cepat mengangkatnya dan ternyata dari sahabatnya Ryan yang mengatakan kalau Ia di minta untuk masuk ke dalam kelas kembali oleh bu Wati. Udin mengerutkan keningnya, “Kenapa bu Wati memanggilnya ke kelas, bukannya Ia sudah bebas, tidak ada hal yang mencurigakan di handphone milikku.” Gerutu Udin kesal. Dengan satu tangan masuk ke dalam saku celana, Udin menuju ke kelasnya. Sesampainya Ia di kelasnya Udin langsung menuju ke meja bu Wati. “Kenapa Ibu memanggil saya?, bukannya Ibu tidak menemukan hal-hal yang negatif dan aneh di handphone milik saya. Malahan Ibu dapat melihat bagaimana handphone saya dipenuhi dengan banyak aplikasi untuk belajar.” Tutur U

