Calon Menantu

1604 Words

"Vino, mau sampai kapan kamu kayak gini?" Bravino yang baru saja masuk ke mansion dalam keadaan mabuk, seperti malam-malam sebelumnya, jadi menghela nafas panjang melihat kehadiran tamu yang tak diundang. "Dan sampai kapan juga Mama mau mengurusi aku? Aku sudah terlalu besar bahkan bisa dibilang berumur, Ma." Bravino melemparkan jasnya dengan asal. Lalu di belakangnya ada Astra yang mengikuti dengan membawa barang-barang Tuannya. "Bawa masuk ke ruang kerja!" "Baik, Tuan. Selamat malam, Nyonya Jhonson." Barbara membalas sapaan Astra dengan anggukan kepala, lalu kembali beralih pada sang putra yang penampilannya sudah sangat berantakan. Kemeja biru yang kusut, rambut yang mulai gondrong, ditambah bulu-bulu yang menghiasi rahang Bravino. Kalau orang yang tak mengenalnya pasti tak akan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD