54. Harus Bertemu

1383 Words

Suara ambulans terdengar dari jauh dan segera mendekat. Kondisi di dalam mobil sudah tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. “Iv, Ivy! Bangun!” Teriakan dan guncangan itu membuat Ivy ditarik paksa dari ketidaksadarannya. Terakhir ia ingat adalah saat tiba-tiba mobil yang Kaisar kendarai ditrabrak dan kehilangan kendali. Di sepersekian detik waktu genting tersebut, tahu-tahu Ivy sudah berada dalam rangkulan Kaisar. Lelaki itu melingkupi tubuhnya seakan ingin memberikan perlindungan penuh pada Ivy juga calon bayinya. “B-Bang?” “Oh, terima kasih Tuhan,” ujar Kaisar lalu mengecup kening Ivy. “Yang penting kamu sadar. Gak apa-apa, kamu dan anak kita akan selamat,” ucapnya lagi sebelum dirinya sendiri yang kehilangan kesadaran. Baru saat itu Ivy sadar, darah yang ia lihat di hadapannya ad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD