"Edgar, tolong ke ruangan saya." Edgar udah deg-degan setengah mati waktu tiba-tiba telepon kantor yang ada di meja kerjanya bunyi dan ternyata yang nelepon Edgar si Andrew dong (╯﹏╰) Mantannya yang sekarang jadi atasannya. Mau menghindar, tapi nggak bisa. Mau mengundurkan diri, tapi kerjaannya bagus. YA IYALAH BAGUS, GAR! Orang yang punya aja mau ngajakin nikah pas awal ketemu lagi, jelas aja dirayunya pake kerjaan bagus:( Enggak mau ngebuang-buang waktu, Edgar langsung jalan gontai memasuki lift. Naik ke lantai empat belas, tempat Andrew berada. Di dalam lift Edgar mikir kalau udah seminggu dia kerja di sini, tapi Andrew makin agresif aja. Padahal divisi dia enggak perlu langsung ke CEO-nya itu, tapi tetep aja dia harus selalu berurusan sama sang CEO bertitel mantan. Mau mewek aja Ed
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


