Pasukan Akalanka sudah bergegas menuju hutan terlarang. Semoga saja masih sempat sebelum para warga menemukan gadis itu. Kuda Akalanka bergerak begitu cepat, sampai-sampai ksatria lain ketinggalan jauh di belakangnya bersama dengan Gon. Ryu berhasil menyusul Akalanka dan segera bertanya padanya, “Tuan yakin akan menolong gadis itu? Bagaimana kalau gadis itu menyakiti warga Rantes? Tuan juga sudah melihat sendiri gadis itu menghilang di depan mata kita.” Akalanka tidak menjawab pertanyaan Ryu. Ia mempercepat kudanya, sehingga Ryu ketinggalan di belakang. Ryu menggelengkan kepala. Kalau Akalanka sudah memutuskan, maka tidak ada yang bisa mengubah keputusannya. Jadi Ryu hanya bisa mengikuti tuannya. *** Sementara itu, Rosemary sudah bersiap-siap akan meninggalkan kastel. Hugo mengawasi

