Keesokkan harinya, Abian kembali ke hutan untuk mencari keberadaan istrinya. "Aku yakin ada yang nggak beres!" ucapnya yang kemudian hendak melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam hutan, namun seorang wanita menemuinya. "Bie?" panggil wanita itu yang tak lain adalah Devina. "Iya, ada apa? Mengapa kamu ada di sini?" tanya Abian pada Devina. "Seharusnya kamu ada di rumah sakit untuk menemani istrimu bukan malah ke sini!" ucap Devina. "Dia bukan istriku!" jawab Abian. "Bie menarik juga? Aku ku buat dia semakin membenci istrinya untuk melancarkan rencanaku!" batin Devina. "Maaf, aku harus pergi!" ucap Abian yang kemudian berbalik dan melangkah pergi. Namun Abian menghentikan langkahnya kala mendengar suara rintihan Devina. Ia segera berbalik dan melihat Devina sudah terduduk di atas

