Audrey kini duduk di pinggiran brankar Faya. "Mbak, apa yang terjadi?" tanya Faya pada Audrey. "Kemarin malam mbak ..." Audrey menceritakan segalanya pada Faya. "Ini hanya kesalahpahaman, mbak. Sabar ya!" jawab Faya setelah mendengar penjelasan Audrey. "Faya mendukung mbak? Faya percaya pada mbak?" tanya Audrey pada adik iparnya. "Aku bukan Faya yang dulu, mbak. Mbak telah membuatku berani jujur dan mendapatkan ginj*l yang utuh, jadi mana mungkin aku mencurigai, mbak?!" jawab Faya sambil tersenyum dan menggenggam tangan kakak iparnya. "Semua ini catatan takdir, Faya. Mbak hanya perantara takdir saja!" ucap Audrey. "Tapi bagi Faya, tetap mbak penyelamat Faya!" jawab Faya sambil tersenyum. "Kamu sudah sarapan?" tanya Audrey pada adik iparnya. "Sudah, tadi papa menyuapiku bubur ayam!

