Setelah minum dengan tenang, Laura meremas botol minumnya lalu menyiramkan sisa air ke tubuh goblin. Api yang ada di tangan padam. Tubuh Leo kembali ke bentuk goblin dengan baju basah kuyup. Laura ingin tertawa keras. Namun ditahannya agar tidak membuat goblin itu marah. "Kau!" teriak Leo sambil lari menuju ke arah tangga dan menutup pintu kamar dengan kasar. Perabotan dan bunga kembali ke semula. Gadis itu menghampiri teman - temannya yang tertidur pulas. "Dasar! Bilang saja kesepian. Malah bermain seperti anak kecil untuk mencari perhatian. Laura menepuk pipi teman - temannya berulang kali. Namun, tidak ada tanggapan sama sekali. Ia memutuskan untuk berkeliling rumah. Gadis itu berjalan menuju ruangan lainnya. Sekarang yang d lihat adalah sebuah ruang makan. Dan banyak kursi yang t

