Antonio mulai menggerakkan tangannya yang berulang kali. Tubuhnya terasa kaku. Untuk itu, ia perlu melemaskan otot-ototnya. Merasa lebih baik, pria itu langsung duduk. Semuanya berjalan lancar berkat bantuan pria bernama Glenn itu. Mata Antonio mengarah kepada teman-temannya. Mereka masih belum sadar, Caesar berada tidak jauh dari dirinya juga mulai mengerang. Amber dan John juga mulai membuka mata. Bahkan, keduanya tidak sadar kalau masih berpegangan tangan. Pria itu menatap ke arah Laura yang masih pingsan. Wajar saja, jiwanya di kontrol oleh raja hantu. Untung, Antonio berhasil melangkah ke depan menggagalkan Lucifer. Ia langsung berlari ke arah gadis itu, hendak mengecek keadaanya. "Laura," panggil Antonio dengan lembut sambil mengelus pipi gadis itu. Tidak ada respon dari Laura. P

