Amber terus menyeret lengan Caesar hingga sampai pada tempat orang-orang itu berkumpul. Gadis itu melihat sekitar desa. Tampak berbagai patung naga terletak di sepanjang jalan. Ternyata, kepercayaan tentang naga sudah mendarah daging. Dan puncaknya adalah hari ini. Banyak warga terhipnotis untuk memusuhi pemuda yang masih berdiri ditengah kerumunan. Amber kemudian berjalan mendekat ke arah mereka berkumpul lalu menyeret paksa pemuda itu. "Biar saya yang mengurusnya. Lebih baik, makamkan gadis itu," ujarnya lembut. Semua warga menatapnya curiga karena asing dengan wajah Amber. Terlebih lagi, pakaian yang dikenakan bukan pakaian khas penduduk Desa Kabut. "Kau orang baru!" seru salah seorang. "Benar," jawab Amber santai. "Saya ingin meminta dia untuk mencari kepala desa." "Cih, pergi

