John menatap sekeliling merasa tidak nyaman. Saat ia bangun, sudah berada di sebuah club malam. Hingar bingar suara musik memekakkan telinga. Namun, hal itu sudah terbiasa bagi pria itu. Tapi, di benaknya masih ada yang ganjil. Entah apa itu, ia tidak tahu dan masih dalam kebingungan. Lupakan, yang terpenting sekarang dirinya harus bersenang-senang menikmati indahnya hidup gemerlap malam. John duduk dengan menaruh kaki kanannya di atas paha. Tangannya memegang gelas berisi anggur ternama. Sangat harum, manis, dan menggoda. Lidahnya sangat dimanjakan dengan rasa itu. Sungguh terasa nikmat hingga ia menyesapi dan menutup mata merasakan sensasi yang luar biasa. John membuka matanya perlahan. Menghirup aroma anggur itu, kemudian menaruh gelas di atas meja dengan perlahan. Seorang gadis

