Rania turun dari mobilnya, wanita itu kini berada di halaman rumah Indah. Matanya langsung mendapati mobil mewah yang terparkir di rumah sahabatnya. "Kayaknya di dalam ada tamu?" guman Rania. "Assalamualaikum," salam Rania memasuki rumah sahabatnya. Kebetulan pintunya memang terbuka. "Wa'alaikumsalam," jawab dua lelaki yang duduk di sofa. Rania berhenti melangkah, wanita itu mematung, menatap terkejut pada Boy dan Fajar yang duduk di sofa. "Indah mana, Boy?" tanya Rania. Pandangannya fokus ke Boy dan menganggap Fajar tidak ada di sana. Sama seperti Rania, Fajar pun juga begitu. Ia mengalihkan pandang dari Rania. Pria itu ke rumah Boy hanya untuk mengunjungi karyawannya itu. Empat hari Boy tidak ke kantor, katanya dia flu dan demam. Dan kini kondisi Boy sudah mulai agak membaik, mun

