BAB 22

1250 Words

Jam sudah menunjukkan pukul dua pagi namun Anthea juga belum bisa memejamkan matanya. Anthea memutuskan untuk menuruni springbed 6 kaki tersebut. Langkah kakinya bergerak ke arah pintu dan keluar dari kamarnya. Lampu di sekitar mansion sebagian besar sudah dimatikan menyisakan beberapa lampu kecil yang tampak temaram, namun mampu menerangi langkah Anthea hingga ke dapur. Anthea membuka kulkas dan mendapati daging segar disana. Mengeluarkan daging tersebut lalu merebusnya. Wanita itu mulai menyiapkan rempah-rempah dan mengaduknya menjadi satu dalam sebuah panci. Mengeluarkan aroma gurih dan sedap di sekitarnya. Rasa laparnya kian meningkat. Anthea mengambil gelas kaca lalu membuat teh dengan daun herbal dan tak lupa meletakkan es kristal. Akan menjadi perpaduan yang melezatkan. Setelah ma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD