"Aku ingin bertemu denganmu." Suara Frysca terdengar gusar membuat Anthea mengernyit sebelum mengiyakan ajakan wanita itu. "Hm, aku ada di markas sekarang." Sejenak, tidak ada balasan dari Frysca sebelum terdengar helaan napas pelan di seberang sana. "Tidak, Thea. Aku ingin bertemu diluar saja. Aku akan menjemputmu menggunakan Scaff." Kerutan di dahi Anthea semakin dalam. Bukankah markas adalah tempat yang paling aman untuk membicarakan sesuatu? Kenapa harus di luar? "Baiklah. Aku akan menyelesaikan laporan terlebih dahulu. Jika sudah selesai, aku akan mengabarimu." "Ya, Thea. Aku tutup." Panggilan itu terputus. Anthea melepaskan bluetooth transparan miliknya lalu meletakkannya pada dengan asal. Mengusap wajahnya kasar sebelum kembali menekuni laporan yang Regan berikan padanya beber

