"Kau bukan pria yang kutemui di perpustakaan 6 tahun lalu William, kau berbeda. Aku tau jika kau melalui waktu yang sulit selama 6 tahun belakangan ini, tapi bukan berarti kau bisa seenaknya mengatakan kau mencintaiku sementara diluar sana kau selalu bertingkah menjadi sosok b******n tak bermoral. Hentikan semua ini William, kumohon. Mulai sekarang, kita tetap akan menjadi teman, tidak ada kata cinta diantara kita. Dan jika kau tak bisa mendengar omonganku, lanjutkan saja tingkahmu menjadi sosok b******n, aku tidak akan perduli!" - Pria itu menatap jendela yang menampakkan pemandangan hijau tumbuhan dihadapannya dengan mata menerawang, seolah fikirannya begitu kosong, sementara batinnya terus berkecamuk hingga dirinya harus berkali-kali menghela nafas frustasi dan meneriakkan kemarahanny

