Chapter 26

912 Words

Pagi ini Hillary telah bersiap. Kencan perdana mereka setelah mereka kembali berbaikan. Ahh, senyumnya benar - benar tak dapat ditahan lagi. Rona di kedua sisi pipinya nampak. Sekali lagi, gadis itu mematut dirinya didepan cermin besar yang terdapat di kamarnya. Gaun sederhana yang nampak cantik, surai panjangnya terurai indah. Mata indah itu bergulir melihat jam dinding, kemudian smartphone-nya, secara cekatan tangannya terulur meraih tasnya, kemudian berjalan keluar dari kamarnya. Kedua orang tuanya tentu sudah berangkat pagi-pagi sekali. Senyum indah kembali terukir disana ketika melihat sebuah mobil yang kini telah terparkir tepat di depan mansionnya. Lucas-nya ada disana, menunggunya dengan senyum yang sama. Tangan indah itu mengalung sejenak di bahu kokoh Lucas, kemudian mendaratka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD